Home >>Blog >Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Monumen Gorom

Langkah saya terhenti ketika melewati monumen yang menggambarkan sebuah perahu motor sedang melaju memecah ombak. Membawa pasukan bersenjata lengkap. Seorang di antaranya memegang sebilah bambu dengan bendera merah putih berkibar di ujungnya.

"Ini peristiwa Trikora!" kata saya bersemangat pada Juwita Pusposari dari WWF-Indonesia yang menemani saya berjalan dari pelabuhan Namalua, Ondor, pulau Gorom, Seram Bagian Timur, Maluku. Ketika Juwita mengiyakan, saya berusaha mengingat-ingat bagaimana saya tahu dan di mana saya pernah melihat monumen seperti ini.

Begitu teringat, saya pun bersorak. Bagaimana tidak? Miniatur monumen berikut peristiwanya saya lihat dan baca ketika berkunjung ke Museum Polri, Jakarta tahun lalu. Di sana dijelaskan, bahwa monumen ini dibangun pada 1984 untuk mengenang perjuangan pasukan Brigadir Mobil Polisi dalam pelaksaan operasi Trikora 1962. Sebelum diberangkatkan ke Fak-Fak untuk merebut Irian Barat, di pulau kecil inilah semua pasukan pelopor dilatih fisik, keterampilan menggunakan kapal kecil, mempelajari pasang-surut air laut, juga kondisi awan dan cuaca.

Saat membaca cuplikan sejarah di dinding museum waktu itu, mana terbayang letak pulau Gorom dan kapan bisa ke sana. Tak juga tahu nantinya saya bakalan 'terbawa' rombongan Ekspedisi Koon yang hendak melakukan pengamatan di perairan di sana.

Dalam perjalanan pulang saya cocokkan bentuk monumen dengan foto miniatur yang saya ambil di Museum Polri. Ternyata perbedaannya terletak pada jumlah orang di dalamnya. Pada monumen ada 9 pasukan pelopor dan seorang warga sipil, sedangkan di miniatur museum hanya ada 6 orang saja. Tak masalah dengan jumlahnya, yang penting saya bangga sekaligus terharu bisa melihat monumen dan menginjak pulau bersejarah ini. █

Baca juga:
» Ekspedisi Koon, Penantian Tak Sia-Sia
» Batnata, Penjaga Kekayaan Laut Pulau Gorom
» Monumen Gorom
» Jungkir Balik di Perahu Karet
» Menjaga 'Surga' di Kawasan Konservasi Perairan Koon
» Mengelilingi Pulau Koon
» Dari 'Toko Cina' sampai ke Keter

──────────────────

Perjalanan ini terlaksana atas undangan WWF-Indonesia dalam Ekspedisi Koon, sebuah ekspedisi yang mengumpulkan data ekologi, kehidupan sosial, dan pariwisata Kawasan Konservasi Perairan Koon di Seram Bagian Timur, Maluku. Menjangkau pulau Koon, Grogos, Nukus, Neiden dan sekitarnya. Diikuti perwakilan dari WWF-Indonesia, Yayasan TERANGI, TN Wakatobi, Dinas Kelautan dan Perikanan Seram Bagian Timur, TNI AL Ambon, dan blogger. Foto-foto juga diposting di twitter dan instagram dengan hastag #XPDCKOON


Comments

No comments yet.

Add Comment

* Required information
(never displayed)
 
Smile Sad Huh Laugh Mad Tongue Crying Grin Wink Scared Cool Sleep Blush Unsure Shocked
 
2000
Captcha
Refresh
 
Enter code: