Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Amankan Anak di Dunia Maya

Teknologi internet sesungguhnya cukup membantu dan mempermudah kita untuk mengetahui banyak hal. Sebagai jembatan berkolaborasi dan bersosialisasi oleh segala usia. Namun, bila tak pandai-pandai memilih dan mengaplikasikannya, bisa jadi bumerang di masa mendatang.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Nikmati Seafood di Jakarta Selatan

Tak perlu lagi jauh-jauh bermacet-macetan ke Jakarta Utara atau Jakarta Barat, warga Jakarta Selatan juga memiliki tempat andalan untuk menikmati seafood. Dijamin bisa 'memanjakan' lidah dan perut Anda.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Tampil Gaya di Jalan Raya

Menyesuaikan dengan tren, Suzuki yang telah memiliki sejarah panjang selama 30 tahun menjawab kebutuhan pengguna sepeda motor di Indonesia untuk bisa tampil gagah saat berkendara.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Pasar Wage. Wisata Seru Antimainstream!

Kalau sedang berwisata ke suatu kota, banyak tempat indah yang ingin didatangi. Tapi banyak yang lupa bahwa pasar tradisional pun merupakan tempat menarik untuk dikunjungi.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Kreativitas & Cinta Lingkungan di Vida Festival 2016

Baru kelar menatap tiang-tiang kincir angin, tiba-tiba seorang anak muda menjulurkan kepala dari lubang loket. "Mau bikin paspor?" tanyanya sumringah sambil menjulurkan buku kecil berwarna hijau dengan gambar golok dan lingkaran padi, bertuliskan Kedutaan Besar Bekasi.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Listrik Murah untuk Rakyat

"Di sana ada listrik tidak?" pertanyaan itu selalu saya ajukan bila hendak bepergian ke daerah pelosok Indonesia. "Ada waktu pemadaman tidak?" Itu pertanyaan selanjutnya.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Batik Rifaiyah, Harta Terpendam di Batang

Sebutannya tidak njawani. Padahal ragam hiasnya seperti batik pada umumnya. Di balik namanya yang Islami ternyata jenis batik ini memiliki kekhasan dan mencatat sejarah panjang.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Sarita, Batik Jelita dari Toraja

Ketika pakar batik, William Kwan Hwie Liong menarik sebuah kain yang panjangnya lebih dari 10 meter, sontak semua orang terpesona melihat corak ragam hias yang indah terbentang di atasnya.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Megamendung. 'Perkawinan' Tao & Suffi

Motif batik megamendung khas Cirebon ternyata lahir dari perkawinan 2 kerajaan, 2 budaya, dan 2 kepercayaan.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Menjaga #BatikIndonesia

Kala saya masih kecil dan tinggal di Palembang, banyak orang yang datang ke rumah nyai (nenek) untuk membeli kain batik. Di depan pembeli, nyai akan merentangkan kain panjang dagangannya, memperlihatkan motif ragam hias yang indah, diiringi aroma khas yang menyebar mengharumkan ruangan.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Mahabharata & Perang Kurusetra yang Berwarna

Siapa yang tak kenal epos Mahabharata? Ceritanya sering ditampilkan dalam bentuk pagelaran wayang. Namun kali ini, perang besar Pandawa dan Kurawa akan ditampilkan oleh para aktor dan penari dari beberapa negara, dengan seorang Jepang sebagai sutradaranya.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Athirah, Kisah Seorang Ibu

Jangan tertipu pada pasangan yang begitu serasi. Karena perjalanan hidup dapat begitu saja berubah arah. Walau tampak sepadan di muka, kadang sesuatu yang terjadi bisa mengubah semuanya.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Canang & Saiban

Di dalam kehidupan masyarakat Hindu Bali, keharmonisan alam dimulai di saat kita mengawali hari. Pemberian sesaji menjadi jembatan penghormatan kepada Sang Hyang Widhi.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Menebak Sejarah di Bus Wisata Keliling Ibukota

Memasuki bus tingkat untuk wisata keliling Jakarta mangkal di halte dekat Stasiun Kota, dan bersiap mendengarkan sejarah sepanjang rute perjalanan 'History of Jakarta'. Di tingkat bawah hanya ada seorang pengemudi wanita, ditemani wanita lain mengenakan seragam yang sama. Selain saya, siapa pula yang berwisata di hari kerja? Kata saya dalam hati.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Menjaga Pusaka Nusantara

Agak gemas sebenarnya setiap kali harus menggunakan kata 'heritage' dalam kalimat berbahasa Indonesia. Apakah tak ada kata pengganti yang tepat dalam bahasa kita?

Selengkapnya...

Rumah Ibadah

Terry Endropoetro's avatar

Pagoda di Masjid Agung Palembang

Megah dari kejauhan dengan menara tinggi menjulang dan tampilan arsitektur modern membuat saya dan Gemala Putri yang tadinya hanya melintas jadi penasaran. Kami pun membelokkan langkah memasuki halaman masjid. Dan semakin mendekat ke bangunan masjid, makin terasa pula kentalnya nuansa tradisional yang bercampur dengan budaya Cina.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

'Pencerahan' 13 Kilometer di Jatiluwih

Nyali saya sempat ciut melihat beberapa teman yang sudah pernah merasakan 'penderitaan' di Jatiluwih memilih tidak ikut bersepeda. Terbayang bukit-bukit yang harus dilalui di daerah pegunungan ini. "Berapa seram jalur ini sebenarnya? Apa tidak ada pilihan jalanan rata?' tanya saya dalam hati.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Soto Ayam Ambengan Pak Sadi (Asli) Surabaya

Berawal dari berjualan keliling dengan pikulan di Surabaya, hingga akhirnya soto ini tersohor sampai ibukota.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Wayang Listrik dari Gianyar

Wayang orang, wayang kulit, wayang golek, wayang rumput, wayang beber, jelas bisa dibedakan dari pelaku dan bahan pembuatnya. Ketika mendengar wayang listrik, kira-kira akan bagaimana pertunjukannya?

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Kecak & Epos Rayamana

Tak ingin terlambat, saya dan teman-teman rombongan #JejakMahakarya harus berjalan cepat menuju tempat pertunjukan Kecak sore itu. Ujung tebing Pura Uluwatu hanya sempat saya nikmati sekilas, berlatar lautan luas dengan warna langit biru kekuningan. Tak lama setelah kami duduk di lantai semen di pinggir arena pertunjukan, seruan "cak... cak... cak... cak... cak..." sayup-sayup terdengar. Para penari belum tampak, namun 'getaran' suara mereka sudah membuat bulu kuduk saya berdiri.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Bali: #JejakMahakarya 2016

Mengapa Bali? Pertanyaan ini muncul dari teman-teman yang menganggap Bali sebagai tempat liburan mainstream, karena memang terbukti untuk sebagian orang kalau budget mepet tapi sakau berlibur, Bali menjadi solusi.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

#PilihanGue: Setia pada Bhinneka Tunggal Ika

Seorang lelaki setengah baya mengisi gelas di hadapan saya dengan sopi, minuman beralkohol terbuat dari buah enau yang disuling secara tradisional. Setiap melihat gelas saya kosong, dia bergegas mengisinya lagi. Begitu terus selama acara makan malam bersama kepala adat suku Sahu di Jailolo (Halmahera) berlangsung.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Persembahan Cinta 3 Srikandi

"Kelian mau senang-senang boleh. Asal jangan di belakang-belakang Abang begini, "kata Donald Pandiangan, yang memergoki ketiga anak latihnya pulang malam-malam sehabis nonton film di bioskop.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Kabut Pagi di Palembang

Kenikmatan memandang jembatan Ampera di pinggiran sungai Musi jadi berkurang, karena langit biru terhalang kabut putih pekat akibat asap buangan dari cerobong pabrik pupuk ditambah pula udara pagi yang seharusnya segar malah 'dibumbui' bau tak sedap.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Kompetisi Mahakarya Indonesia 2016

Bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai luhur yang tertanam sejak lama. Kegigihan, keteguhan, kesabaran, dan gotong-royong yang terangkum menjadi Jiwa Indonesia. Apa arti Jiwa Indonesia Bagimu?

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Menyesapi Jiwa Indonesia dengan Jejak Mahakarya

Tahun lalu, lembah Baliem yang berada di dataran tinggi Papua dan dikelilingi pengunungan Jayawijaya menjadi tujuan #JejakMahakarya. Sebuah pengalaman tak terlupakan bisa melihat kegigihan, ketekunan, kesabaran, dan gotong-royong suku Dani yang dikenal pemberani dan (dulu) suka berperang.

Selengkapnya...

Iklan Moral

Terry Endropoetro's avatar

Boleh Eksis tapi Jangan Merusak Alam

"Pemandangan bagus di awal musim hujan. Mampiro, sini kak...!" begitu isi tweet di akhir perbincangan dengan admin @kangenyogya yang pada akhir November tahun lalu berbaik hati mengirimi foto hamparan bunga amarilis berwarna oranye kemerahan di desa Ngasemayu, Pathuk, Gunungkidul, Yogyakarta.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Jiwa Indonesia dalam 200 Kata

Kegigihan, ketekunan, kesabaran, dan gotong royong merupakan nilai-nilai luhur yang terangkum menjadi Jiwa Indonesia. Walau biasa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, namun memiliki arti yang luas. Dan inilah Jiwa Indonesia dalam 200 kata.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Kaledo & Uve Mpoi

Dua hidangan sup sapi khas Sulawesi Tengah ini dimasak dengan bumbu-bumbu, yang satu dihidangkan dengan tulang yang satu lagi penuh jeroan. Sama-sama bercita rasa gurih dan 'berlemak'.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Gurihnya Uta Dada

Awalnya saya mengira, makanan ini merupakan olahan khusus potongan dada ayam. Ternyata, uta berarti kuah, dada berarti santan. Salah satu makanan khas suku Kaili, suku terbesar di Sulawesi Tengah.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Kereta Api, Moda Transportasi Cepat & Praktis Menuju Bandara

Rencana perjalanan ke Medan awal tahun lalu sudah dirancang beberapa bulan sebelumnya. Mau jalan-jalan ke mana, mau jajan apa semua sudah ada dalam daftar. Sayang, sebulan sebelum keberangkatan rencana itu batal.

Selengkapnya...

Iklan Moral

Terry Endropoetro's avatar

Mari (Biasakan) Saling Menyapa

"Oh, ibu dan ayah selamat pagi, kupergi sekolah sampailah nanti. Selamat belajar, nak penuh semangat, rajinlah selalu tentu kau dapat. Hormati gurumu sayangi teman, itulah tandanya kau murid budiman."

Selengkapnya...

Iklan Moral

Terry Endropoetro's avatar

Tubuhkan Budi Pekerti & Toleransi

Idenya langsung muncul di kepala saya, setelah turun dari gerbong commuterline. Walaupun desain, simbol, dan teksnya masih jauh dari sempurna.

Selengkapnya...

Iklan Moral

Terry Endropoetro's avatar

Laut Bukan Tempat Sampah

Sambil mendengarkan ocehan sekelompok mahasiswa tentang serunya mereka ber-snorkeling dan bersenang-senang menghabiskan liburan. Tiba-tiba saja 'pluk'! Ada bekas bungkus makanan ringan mengenai kepala saya dan mendarat di pangkuan.

Selengkapnya...

Iklan Moral

Terry Endropoetro's avatar

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Ucapan ini biasanya ditujukan untuk orang tua, sanak-saudara, kerabat, dan handai taulan, sebagai penyambung silaturahmi dan hubungan baik.

Selengkapnya...

Iklan Moral

Terry Endropoetro's avatar

Saat Kantuk Mendera, Istirahatlah Sejenak

Menjelang lebaran, banyak orang 'berlomba-lomba' update status di akun-akun media sosial tentang perjalanan mudik mereka. Kalau membacanya, rasanya jadi ikutan mudik. Di antara banyak ciutan, ada satu yang mengagetkan.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Museum POLRI: Sejarah Kepolisian Tanah Air

Bagi saya, polisi ya polisi. Pasukan 'milik negara' yang bertugas menegakkan keamanan dan ketertiban. Setelah bertandang ke Museum Polisi di Jakarta, barulah tahu bahwa para penegak hukum dan pengayom masyarakat ini ikut 'jungkir balik' berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Hidangan Unik Serba Kuah dari Kendari

Pertama kali ke Kendari, yang terbayang adalah menyantap ikan bakar sepuas-puasnya. Sempat heran juga ketika duduk di salah satu rumah makan, hidangan yang dikeluarkan malah olahan serba daging yang disajikan dengan kuah bening. Dan ternyata....

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Kakao Indonesia, Bisa Jadi Nomor Satu di Dunia

Siapa yang tak 'tergoda' melihat batangan cokelat terpajang di rak toko swalayan? Beraneka ukuran, bentuk, dan rasa. Harganya pun bervariasi, mulai dari seribu hingga ratusan ribu rupiah. Semua tergantung merek, kemasan, dan bahan.

Selengkapnya...

Rumah Ibadah

Terry Endropoetro's avatar

Tradisi Berbuka Puasa yang Kekinian

Pengalaman baru didapat dalam perjalanan bulan Ramadhan, di Kalimantan Selantan. Berbuka puasa di dua masjid, satu tradisi dengan dua cara yang berbeda.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Tanah, Air & Reklamasi Tambang Batubara

Kalau bicara tambang batubara, yang terbayang adalah lubang yang menganga lebar dan dalamnya bagai hendak menembus perut bumi. Tapi ketika tiba di lokasi bekas tambang Paringin, Kalimantan Selatan, yang tampak malah sebuah kawasan hijau. Rasa penasaran pun muncul, di mana bekas lubang tambangnya?

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Cetaphil Experience: Hilangkan Keringat & Debu

Rasa penasaran membuat saya ingin mencoba Cetaphil Gentle Skin Cleanser. Sesuaikah produk perawatan kulit ini dengan kulit saya yang sering terpapar matahari dan berkeringat karena menggunakan sepeda sebagai alat transportasi?

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Sate Pokea & Boiku di Kendari

Sajian dari dua jenis kerang ini saya cicipi dengan hati senang. Gurih. Enak. Yang satu berbumbu, yang lainnya bikin mulut belepotan.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Bekantan, 'Permata' di Kalimantan

Semasa masih duduk di sekolah dasar, saya membaca komik Petualangan Tintin 'Penerbangan 714'. Pesawat yang dinaiki Tintin dan teman-temannya dibajak dan masuk ke wilayah Indonesia. Mereka pun melarikan diri masuk hutan. Salah satu tokoh penjahat yang mengejar sempat tersasar dan bertemu dengan seekor monyet berhidung besar. Untuk pertama kali saya tahu ada satwa seperti itu di Indonesia.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Antara Wisata & Sang Pencipta

Seingat saya, baru kali inilah saya datang ke sebuah festival yang bertajuk Wisata Pesona Religi. Karena berlokasi di sebuah pondok pesantren, hal pertama yang saya dan Simbok Venus siapkan adalah pashmina. Sekadar berjaga-jaga, dijadikan kerudung apabila tiba-tiba diperlukan.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

7 Piring + 2 Gelas untuk Sarapan Pagi

Kalau ikut trip kuliner, siapkan lidah. Karena semua hidangan harus dicicipi agar tahu apa cita rasa sebenarnya. Untuk menjaga agar tak kekenyangan, setiap hidangan dicicipi beramai-ramai. Pagi itu, hidangan demi hidangan terus berdatangan silih berganti di atas meja. Aroma dan tampilannya menggiurkan dan membuat 'lapar mata'. Yang rencananya mencicipi seujung sendok akhirnya malah jadi sepiring.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Jalan sambil Jajan di Lembah Harau & Kelok 9

Saya sudah gelisah saat bus tak mengurangi kecepatan, terus melaju di tengah lembah melewati tebing-tebing indah. Karena tak ada gunanya kalau tidak turun dan tak bisa memotret ikon Sumatera Barat yang menakjubkan ini.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Menyeruput Kopi Kawa Daun

Belanga dari tanah liat di atas meja terus saja mengepulkan uap. Di bagian bawah meja memang ada tungku yang apinya terus menyala membuat air di belanga tetap panas dan dedaunan di dalamnya makin menghitam. Baru kali ini saya menyeruput air rebusan daun kopi, beraroma kopi namun rasanya lebih mirip teh. Minuman yang disajikan dalam tempurung kelapa ini, bukan sekedar minuman tradisional. Namun, ada kisah di baliknya.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Si Nona yang Awet Muda

Di kaleng berbalut kertas putih, digambarkan seorang perempuan muda menggunakan pakaian tradisional Swiss, berupa rok panjang yang ditutupi kain putih mirip celemek, membawa satu ember kayu dijinjing dan satu ember lainnya dijunjung di kepala.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Kakao dari Kolaka

Siapa yang tidak suka rasa cokelat? Hasil olahan dari biji kakao ini biasa kita temui dalam bentuk makanan dan minunan. Campurannya dalam permen, cokelat batangan, campuran kue dan roti membuktikan bahwa cokelat menjadi rasa yang disenangi banyak orang.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Berkenalan dengan Si Mbak Ini

Pertama kali bertemu di acara makan siang bersama Dji Sam Soe-Mahakarya Indonesia, saya hanya sempat berjabat tangan. Tak banyak berbincang karena Si Mbak yang satu ini harus segera berpindah ke acara lain. Sibuk sekali tampaknya.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Sakitnya, tuh di Sini!

Terpapar matahari berjam-jam di laut bukan saja membuat kulit terbakar, tapi juga dehidrasi yang bisa membuat bibir 'merekah' pecah-pecah, lalu perih, bahkan terkadang berdarah. Kalau sudah begini, jangankan makan, untuk senyum atau tertawa saja sudah jadi siksaan.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Mengelilingi Pulau Koon

"Mengapa namanya Koon?" tanya saya yang merasa asing dengan nama pulau kecil tak berpenghuni dan dikelilingi air laut yang biru jernih. Begitu pula penamaan pulau Grogos, Nukus, dan Neiden yang berderet berdekatan.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Ekspedisi 'Mabuk Data'

Selama Ekspedisi Koon berlangsung, kapal Menami milik WWF-Indonesia menjadi rumah kami. Tempat untuk mandi, makan, dan tidur. Namun bila hari mulai gelap, deretan laptop yang dibuka menjadi tanda 'kantor' dibuka hingga menjelang tengah malam

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Menjaga 'Surga' di Kawasan Konservasi Perairan Koon

Pulau Koon, Grogos, dan Nukus adalah deretan pulau yang berada di Kawasan Konservasi Perairan Koon, Seram Bagian Timur, Maluku. Dari ketiga pulau itu hanya Grogos yang berpenghuni. Di pulau yang semua lelakinya bekerja sebagai nelayan inilah tim Ekspedisi Koon WWF-Indonesia harus mensosialisasikan tentang kawasan konservasi. Termasuk meluruskan kabar yang tersebar di pulau-pulau Seram Bagian Timur, bahwa pulau Koon sudah dibeli oleh pemodal asing.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Jungkir Balik di Perahu Karet

Menaiki perahu karet yang saya lihat di film-film ternyata bisa saya alami sendiri ketika ikut dengan tim penyelam di Ekspedisi Koon WWF-Indonesia di Seram Timur Laut, Maluku.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Dari 'Toko Cina' sampai ke Keter

Desa Kataloka terletak di pulau Gorom, Seram Bagian Timur, Maluku. Ibukota kecamatan Gorom ini 'memanjang' di pinggir pantai. Jangan bayangkan di sana bahan makanan sulit didapatkan. Walaupun harganya sedikit mahal, tapi 'toko-toko Cina' ‐‐begitu masyarakat setempat menyebutnya, menyediakan apa pun yang dibutuhkan.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Batnata, Penjaga Kekayaan Laut Pulau Gorom

Sudah menjadi budaya seorang pemuda Gorom menjadi nelayan, mereka biasa ikut melaut sejak masih kecil, begitu La Banda bercerita saat saya dan Syarif Yulius Hadinata (WWF-Indonesia) bertandang ke rumah Kadatua, salah satu pengurus Kelompok Nelayan Batnata, di dusun Samboru, desa Kataloka, pulau Gorom, Seram Bagian Timur, Maluku.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Ekspedisi Koon, Penantian Tak Sia-Sia

Ketika melihat pesan singkat dari WWF-Indonesia di akun twitter saya, jantung ini langsung berdetak kencang. Begitu pula saat ditelepon dan ditanya, apakah mau bergabung dalam ekspedisi ke Indonesia Timur? Tak memerlukan waktu sedetik, tanpa sadar saya menjawab, "Ya, dengan senang hati! "

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Monumen Gorom

Langkah saya terhenti ketika melewati monumen yang menggambarkan sebuah perahu motor sedang melaju memecah ombak. Membawa pasukan bersenjata lengkap. Seorang di antaranya memegang sebilah bambu dengan bendera merah putih berkibar di ujungnya.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Kawasan Kota Tua Cirebon

Berawal dari rasa penasaran mencari titik nol kilometer di kota pelabuhan di pesisir utara Jawa ini. Sebuah lokasi yang ditetapkan pada 1808 oleh Herman Willem Daendels dan menjadi patokan dimulainya pembuatan jalan dari Cirebon ke Losari dan Indramayu, dalam rangkaian jalan Anyer-Panarukan. Dan dari lokasi ini pula keindahan 10 bangunan cagar budaya bisa saya nikmati.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Desa Wisata Tegal Wangi,
'Menganyam Hidup' dari Rotan

"Barang siapa yang dapat membuat lampit dari rotan untuk menutupi bale gede, dialah yang akan kujadikan suami," ucap Nyi Mas Semantra yang kemudian dia mengingkari dengan menggagalkan usaha Pangeran Kejaksan yang datang ke Tegal Wangi membawa setumpuk rotan.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Jaran Lumping, Media Dakwah Para Wali

Menurut cerita masyarakat Cirebon Jaran Lumping menjadi media dakwah yang diciptakan para wali dalam rangka menyebarkan agama Islam. Istilah Jaran Lumping pun merupakan singkatan dari 'ajaran kang lempeng' atau jalan yang lurus. Digunakan untuk menarik perhatian masyarakat agar mereka mau berkumpul dan menonton pertunjukan.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Lonceng Keraton Kanoman, Cirebon

Dari kejauhan bangunan kecil dengan lonceng yang tergantung di bagian atasnya tampak seperti sebuah kapel. Padahal sebenarnya bangunan itu dulu digunakan sebagai garasi mobil sultan.

Selengkapnya...

Rumah Ibadah

Terry Endropoetro's avatar

Astana Gunung Jati, Pemakaman 'Kelas Tinggi'

Saat itu sudah menjelang tengah malam, tapi lampu-lampu di deretan kios-kios masih menyala terang. Memajang barang-barang untuk berziarah, mulai buku-buku doa dan tasbih hingga kembang dan minyak wangi. Tak sedikit pula yang menjual kemenyan dan benda pusaka.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Kereta Kencana Keraton Kanoman Cirebon

Di dalam Museum Keraton Kanoman tersimpan dua buah kereta kencana yang berumur ratusan tahun. Di balik sejarahnya, tersimpan pula filosofi dengan banyak makna.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Roti Cane Haji Kadir, Pontianak

Tulisan 'Roti Cane' di etalase sederhananya yang berwarna biru menarik perhatian saya. Kedai kecil yang berbagi tempat dengan penjual kopi. Saat saya dan @atemalem memutuskan untuk memesan, seorang pengunjung kedai beranjak dari bangku panjang dan berkata, "Tunggu, saya panggilkan dulu penjualnya."

Selengkapnya...

Rumah Ibadah

Terry Endropoetro's avatar

Satu dari Seribu Klenteng di Singkawang

Ketika bertanya pada warga setempat perihal salah satu warung kopi di kota Singkawang, jawaban yang saya dapatkan adalah, "Tempatnya di dekat Peh Kong. " Rasa penasaran pun bukan lagi pada warung kopi, tapi mencari tahu tempat apa yang disebut 'Peh Kong' tadi.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Singkawang, Sebuah Potret Toleransi

Ketika Kesultanan Sambas mulai membuka tambang-tambang emas, gelombang perantau dari China daratan pun datang. Membangun pemukiman baru di ujung barat laut Kalimantan yang disebut San Kew Jong, yang berarti kota di kaki gunung dekat muara dan laut. Daerah ini kemudian lebih dikenal dengan nama Singkawang.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Tatung, Atraksi Percampuran Budaya

Pada hari ke-14, sehari sebelum perayaan Cap Go Meh, suara tetabuhan sudah terdengar dari segala penjuru kota Singkawang, Kalimantan Barat. Gendang, gong, dan kecrek tak berhenti dibunyikan selama para tatung melakukan ritual 'bersih jalan'.

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Mengintip Dapur
Chai Kue & Choi Pan

Makanan ini disebut dengan nama chai kue (dalam bahasa Kek), tapi juga dikenal dengan sebutan choi pan (bahasa Hokkian). Bentuknya seperti kue pastel berukuran kecil, lapisan kulitnya lembut, tipis, dan berwarna putih. Disajikan hangat dengan serpihan bawang putih goreng yang ditaburkan di bagian atasnya.

Selengkapnya...

Rumah Ibadah

Terry Endropoetro's avatar

Klenteng Surga & Neraka,
Pilih yang Mana?

Penasaran dengan namanya, saya mencoba mencari papan nama klenteng yang menurut info sudah ada sejak awal 1960-an ini. Tapi sepanjang perjalanan mulai dari gapura di kaki gunung hingga sampai di klenteng yang berada di puncak, yang ada hanyalah papan-papan kayu bertuliskan huruf Cina.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Menginjak Garis Khatulistiwa

Setelah puluhan tahun hanya melihat gambarnya di buku pelajaran dan layar kaca. Akhirnya bisa juga melihat dengan mata kepala sendiri, Tugu Khatulistiwa.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Minyak Sawit & Hajat Hidup Orang Banyak

Bila mendengar perkebunan kelapa sawit, yang terbayang selalu pohon-pohon kelapa sawit yang tumbuh berjajar tak ada habisnya. Di balik keberandaannya yang kadang dianggap 'miring', ada jutaan orang yang bergantung pada tumbuhan penghasil minyak ini.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Menangkap Gerhana
dengan Seember Air

Saya dan beberapa teman —yang kala itu belum bersekolah, bersusah-payah mengangkut ember besar berisi air yang kemudian diletakkan di halaman depan rumah. Kata seorang teman, melalui bayangan air adalah salah satu cara bila hendak melihat gerhana matahari, agar mata kami tak buta. Lalu apakah kami berhasil melihat gerhana?

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Peribahasa Jawa di Kota Solo

Trotoar tak hanya sekadar tempat bagi pejalan kaki, tapi juga bisa menjadi sarana pengingat kebaikan dan budi pekerti. Di Jalan Dr. Muwardi, Solo contohnya. Peribahasa Jawa, ditulis dalam bahasa latin dan aksara Jawa.

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Kopi Angkring dari Solo

Pasar Gede adalah satu tempat yang tak pernah tidak dikunjungi setiap bepergian ke kota Solo. Namun ternyata, puluhan kali ke sana, baru kali inilah saya tahu ada toko penjual kopi di pojokan pasar.

Selengkapnya...

Iklan Moral

Terry Endropoetro's avatar

Negeri {Kita} Sendiri di Kompas TV

Tujuan mengikuti lomba foto #SuarakanAksimu yang diselenggarakan @KompasTV beberapa waktu lalu, sangatlah sederhana. Hanya ingin memenangkan voucher Gramedia. Tapi ternyata keberuntungan saya bukan di situ....

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Gaya Gatotkaca Seiring Jaman

Lampu panggung menyala, seorang berkostum Gatotkaca berdiri gagah di tengah panggung menggenggam biola. Di sisi kanan duduk para pemain musik tradisional di balik gamelan berdandan lengkap dengan kostum wayang. Di belakang duduk bersimpuh para sinden. Sementara di sisi lain, beberapa lelaki memakai udeng dan jas rapi, duduk di bangku memegang peralatan musik modern.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Tradisi Lisan Masyarakat Melayu Jambi

Budaya Melayu lekat dengan pepatah atau perumpamaan yang mengandung senda gurau, sindiran, bahkan nasihat. Seloka merupakan bentuk puisi Melayu klasik berbentuk pantun atau syair empat baris bahkan lebih.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Menyeruput Kopi di Caribou Coffee

Dari 23 negara penghasil kopi, Indonesia adalah penghasil kopi ketiga terbesar di dunia setelah Brazil dan Vietnam. Bangga rasanya mengetahui kopi dari negeri ini digunakan Caribou Coffe, salah satu coffeehouse terkemuka Amerika Serikat.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Lontong Opor Ayam Pak Min

Tampilan irisan lontong dan suwiran ayam yang disajikan dalam piring dengan tumpukan kerupuk tampaknya biasa saja. Lalu apa keistimewaannya?

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Keindahan Tradisi & Kekuatan Magis

Perahu panjang dengan ujung-ujung lancip 'meluncur' di kemilau lautan biru. Sayup-sayup tabuhan tambur dan gong menggema. Puluhan lelaki gagah mengangkat dayung, mendorong perahu bergerak melaju.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

6 Jurus Sakti 'Si Tukang Cerita'

Setiap kejadian memiliki cerita berbeda. Ada sedikit rasa sayang bila sampai terlupa, dan keinginan berbagi pada sesama pun pasti ada. Begitu juga pengalaman pertama saya mengikuti #bloggercampid #lovekonten ini.

Acara yang diselenggarakan serempak di 4 kota yaitu Jakarta, Surabaya, Purwokerto, dan Makassar selama 2 hari 1 malam ini sekaligus merayakan Hari Blogger Nasional, 27 Oktober 2015.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Negeri Makmur Itu Bernama 'Indonesia'

Dalam perjalanan ke Flores beberapa tahun lalu, saat melewati Kecamatan Lembor, Manggarai Barat. Seluas mata memandang saya hanya melihat hamparan sawah dengan padi menguning. Para petani sibuk memanen padi dengan ani-ani, memecah bulir gabah, dan menyusun berkarung-karung beras di pinggir jalan menunggu diangkut. Pertanyaan yang terbersit di benak saya kala itu adalah kalau setiap provinsi memiliki satu daerah saja yang menjadi lumbung padi. Mengapa kita harus terus mengimpor beras dari luar negeri?

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Jalur Rempah Bukan Jalur Sutera

Kita lebih mengenal Jalur Sutera (Silk Road), jalur yang digunakan oleh para pedagang yang tempo dulu berlayar dan melakukan hubungan antara negeri Barat dan Timur. Padahal di jalur perdagangan tersebut, sutera hanyalah salah satu komoditi yang diperdagangkan atau sebagai alat tukar. Justru yang banyak dimuat dalam kapal-kapal dagang adalah rempah-rempah. Sebab itulah para sejarawan menyebutnya 'Jalur Rempah' (Spice Route).

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Hafalkan 25 Rempah Nusantara

Rempah-rempah adalah bagian tumbuhan yang beraroma atau berasa kuat yang digunakan dalam jumlah kecil pada masakan. Berguna sebagai pengawet atau penambah rasa pada makanan.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

'Padewakang' yang Meramaikan Jalur Rempah

Takjub! Itu yang terintas di kepala melihat sebuah perahu kayu sepanjang 10 meter dengan lebar 2 meter, mengembangkan layar dan melempar sauh 'berlabuh' di halaman Museum Nasional, Jakarta.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Nilai Rempah Sepanjang Masa

Di sebuah situs purbakala di Mesopotamia, ditemukan pecahan guci dengan bunga cengkeh di dalamnya. Hal ini membuktikan bahwa rempah sudah dikenal ribuan tahun yang lalu. Pada suatu masa, rempah menjadi komoditi dagang paling dicari. Bukan itu saja, di dunia barat rempah sempat menjadi simbol prestis dan harga diri.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

AMPLIFY LIFE! Jalan-jalan, Kerja, dan Pesta

Dalam acara media launching pada 13 Oktober 2015 lalu, HARMAN International Industri memperkenalkan beberapa produk baru JBL, speakerphone nirkabel yang memungkinkan kita mendengarkan lagu dengan streaming melalui smartphone, bluetooth, tablet, laptop, atau USB.

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Tempe, Mendunia Sejak Dulu

Kalau ditanya apa olahan tempe favorit? Jawaban saya ada tiga: tempe goreng, tempe mendoan, dan kering tempe. Di antara ketiganya, tempe goreng adalah hasil olahan paling sederhana. Cukup direndam air garam dan bawang putih yang ditumbuk kasar, sesaat sebelum digoreng. Hhmmm... sedap!

Selengkapnya...

Rumah Ibadah

Terry Endropoetro's avatar

Masjid Baitussyakur, Batam

Warna biru yang mendominasi bangunan menara dan gerbang masjid ini, membuat saya tergerak mampir memotret. Ketika Fetty Suwande, teman yang mengantar keliling Batam bertanya apakah saya mau sekalian menunggu adzan Dzuhur dan menunaikan sholat di situ, saya menolak, karena kami harus memburu waktu untuk ke tempat lain.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Menikmati Surga Lembah Baliem

Setelah mobil yang membawa kami Rombongan Mahakarya Indonesia berhenti di pinggir jalan raya Sogokma. Perjalanan pun dilanjutkan dengan berjalan kaki melewati jalan setapak, menyeberangi sungai, menyusuri kebun-kebun, naik-turun bukit, sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat Dani dan Yali, suku-suku asli lembah Baliem, Papua. Berapa lama waktu tempuh menuju Kurima? Empat jam, begitu kata pemandu.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Sore Hari di Soroba

'Dipagari' bukit-bukit karang dan kapur, tampak pengunungan berjajar di kejauhan. Sejak turun dari mobil yang mengantar, begitulah pemandangan di sepanjang perjalanan menuju perkampungan suku Dani Lembah Baliem di utara kota Wamena. Setiap melangkah di jalan setapak, tak habis decak kekaguman keluar dari mulut kami —rombongan Mahakarya Indonesia.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Jayapura, Persinggahan Mahakarya Indonesia

Terbangun dan melihat dari jendela warna biru di cakrawala sangat melegakan hati. Berarti tak lama lagi pesawat akan sampai di Jayapura. Kota persinggahan sebelum rombongan Mahakarya Indonesia melanjutkan perjalanan ke Wamena.

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Warna-warni Pasar di Wamena, Papua

Pasar adalah salah satu tempat yang menarik untuk difoto. Namun di pedalaman Papua hal ini agak sulit dilakukan. Sebelum berangkat ke Wamena, banyak yang berpesan agar saya berhati-hati bila mengambil foto-foto di pasar, kalau apes bisa dimintai uang biru (Rp50.000) atau uang merah (Rp100.000). Tapi penjelasan pemandu perjalanan di sana agak menenangkan hati, ternyata boleh saja kalau mengambil foto suasana pasar, khusus untuk barang dagangan dan penjualnya, sebaiknya minta izin dulu.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Mencari 'Teman Ngopi' di Yogya

Rumah berarsitektur kuno dengan lampu-lampu menyala terang ini cukup menarik perhatian. Sebuah papan tulis lipat dipasang di dekat pagar, bertuliskan 'MELTING POT Eatery & Coffee'. Tapi kalimat 'kopi tubruk nusantara'-nya memang sangat menarik hati.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Siap-Siap ke Wamena

Masih beberapa hari lagi keberangkatan saya dengan rombongan #MahakaryaIndonesia dan Gelar Nusantara ke Wamena, ibukota kabupaten Jayawijaya, Papua. Ini akan jadi pengalaman pertama saya pergi ke pedalaman Papua. Kira-kira apa yang perlu disiapkan?

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Menyongsong Matahari di Bromo

Pemandangan indah gunung Bromo selama ini hanya saya lihat di foto-foto kartu pos, majalah, atau di layar televisi. Setiap ada teman yang bercerita keseruan pergi ke sana, saya antusias mendengarkan sambil bertanya-tanya dalam hati, kapan kiranya saya bisa ke sana? Dan akhirnya kesempatan itu datang juga....

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Hiasan di Lautan Pasir Bromo

Para penunggang kuda yang berpacu mengiringi jeep adalah pemandangan biasa di pagi hari di sekitar gunung Bromo. Mereka juga mengerumuni mobil sambil menyodorkan selembar kertas kecil bertuliskan nama. Kertas itu sebagai tanda jadi, bahwa kita menyewa kuda untuk sampai di kaki gunung Bromo.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Mengingat Pahlawan di Malam Hari

Ini terjadi ketika saya 'diculik' dari hotel beberapa jam sebelum tengah malam oleh seorang teman. Bukan untuk berwisata kuliner malam hari, tapi pergi ke kantor Walikota Batu, Jawa Timur.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Mengejar Blue Fire di Kawah Ijen

Jam baru menunjukkan lewat tengah malam, dengan mobil jeep sewaan rombongan Indonesia Travel harus berangkat dari hotel di Banyuwangi, Jawa Timur. Pemandangan gelap di kanan-kiri, hanya tampak lampu mobil menyorot ke jalanan yang sempit berliku dan menanjak naik, ditandai dengan suara mesin yang tak berhenti menderu. Melalui jendela yang sedikit terbuka, angin dingin menyentuh ujung hidung hingga terasa mulai membeku.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Penambang Belerang di Kawah Ijen

Gunung Ijen berada di desa Licin, Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur. Dari puncaknya di ketinggian 2.386 mdpl, terdapat kawah dengan danau berwarna hijau tosca, yang terkadang tertutup pekatnya asap belerang yang tertiup angin bagai menyelimuti permukaan danau.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Nilai-Nilai Luhur
Mahakarya Indonesia 2015

"Bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai luhur yang tertanam sejak lama dan terangkum menjadi jiwa Indonesia sebagai pedoman dalam melangkah mantap. Dji Sam Soe Kretek kembali mempersembahkan Mahakarya Indonesia dengan tema Jiwa Indonesia...." begitulah kira-kira yang tertera di selebaran berwarna hitam dengan tinta emas.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Aksi Koboi Jalanan

Kehidupan modern kota besar membuat sifat individualistis makin dominan, sehingga masyarakat pun melupakan etika. Masyarakat yang diburu waktu tak lagi peduli pada lingkungan sekitar. Segala keruwetan yang dialami setiap hari membuat orang-orang menggugat keadaan.

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Pasar Rakyat, Jalur Promosi Wisata Kuliner

"Wisata kuliner selain menikmati makanan dan minuman khas suatu daerah, juga sebagai 'pintu' bagi wisatawan untuk memahami adat istiadat, sejarah, serta tempat wisata di daerah tersebut. "

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Kang Maman & Pasar

Maman Suherman bersuara di seminar 'Patali Day: Meraih Untung dari Bisnis Wisata Kuliner melalui Pasar Rakyat' dalam rangkaian acara Gelar Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya, awal Agustus 2015 lalu. Bukan sebagai pembicara, namun tetap saja penting untuk didengar.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Mencari 7 Surga di Kalimantan

Dari 5 pulau terbesar di Indonesia yang pernah saya kunjungi, Kalimantan adalah pulau terakhir yang saya jejaki. Itupun baru 2 kota, Samarinda dan Balikpapan. Dengan menggunakan bis umum, kedua kota besar ini saya sambangi. Menyesuaikan dengan uang saku yang terbatas, naik angkutan kota, perahu motor, hingga berjalan kaki menjadi bagian dari cerita perjalanan ini.

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Lumpia

Lumpia (lunpia) berasal dari Hokkian, negeri Tiongkok. Panganan yang berbentuk gulungan lapisan tepung yang tipis ini berisi sayuran, daging, dengan aroma bumbu rempah.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Go-Jeker Jurus Ceban

Sebaiknya mulai sekarang siapa pun berniat membeli motor harus berpikir dua kali untuk memilih warna hijau. Begitu pula para pemotor yang sudah kadung punya helm berwarna hijau, harus rela dikira Go-Jek di jalan raya.

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Minyak Berharga dari Tanah Hulondalo

Berada di semenanjung utara Sulawesi, Hulondalo sudah dikenal sejak 400-an tahun yang lalu oleh para pedagang dari Ternate, Buton, Bugis, Papua, bahkan Arab dan Tiongkok. Bukan saja kaya akan hasil bumi, daerah yang kini dikenal dengan Gorontalo ini juga kaya dengan beragam masakannya yang sedap tiada tara.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Dua Sejoli yang Berevolusi

Yang satu seorang sejarawan, yang menyediakan perpustakaan dan rumah kerjanya sebagai tempat berkumpul para sahabat dan kerabat. Sementara satu lagi adalah seorang perupa, memiliki sejuta imajinasi di kepala yang ditumpahkannya pada goresan karya dua dimensi. JJ Rizal dan Widi S. Martodiharjo. Dua sosok berbeda profesi, namun tampak sudah ditakdirkan untuk bertemu dalam satu minat dan kesenangan.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Tambah Eksis dengan SHARP AQUOS Criystal

Kalau menyebut merek SHARP, pasti yang langsung teringat adalah televisi, kulkas, AC, dan beragam produk rumah tangga lainnya. Jadi ketika terdengar selentingan bahwa SHARP akan mengeluarkan produk smartphone Android, tentu saja bikin penasaran.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Menikmati Pempek di Teras Rumah

Apakah kalian mau makan pempek? Kontan semua peserta #NIDTrip_Cilacap berseru, "Mauuu!" Jauh-jauh ke Cilacap (Jawa Tengah) kok, makanannya pempek juga? Sebenarnya sah-sah saja, apalagi Cilacap berada di pesisir pantai selatan Jawa yang tak pernah kekurangan ikan segar hasil nelayan melaut.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Kupat Tahu Pak Edeng

Kios kecilnya berada di sisi jalan Tubagus Ismail raya, dekat pintu masuk dipajang sebuah gerobak dengan kaca yang bertuliskan Kupat Tahu Singaparna, Pindahan Simpang Dago.

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Kuliner & Kesabaran

Tak hanya resep yang tepat untuk mendapatkan makanan yang lezat, tapi ada aturan cara membuat. Dan ternyata untuk beberapa jenis makanan, kesabaran ekstra adalah 'bahan' yang mutlak dibutuhkan.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Sensasi Lewat Jalanan Sepi

Suasana hati agak tidak tenang bila pulang malam-malam dan harus melintasi jalan yang kanan-kirinya merupakan tanah kosong. Jalanan aspal sepanjang 200 meter serasa jadi lintasan antar kota. Pakai 'bonus' merinding pula!

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Wayang Kencrung,
Cara Kocak untuk Merenung

Awalnya saya sempat membayangkan pertunjukan wayang, yang walaupun dengan embel-embel kontemporer, tapi tetap masih dengan sorot lampu pengganti 'blencong' dan dalang yang duduk di belakang bentangan layar.

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Kang Maman & Kuliner Tradisional

Siapa pun boleh berkomentar tentang makanan, tak terkecuali Maman Suherman yang lebih dikenal dengan julukan Kang Maman, seorang wartawan dan konsultan kreatif. Apa katanya tentang kuliner tradisional?

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Kuliner Indonesia di Mata JJ Rizal

Sejarawan JJ Rizal bercerita tentang sejarah kuliner Indonesia. Dari 'secuil' cerita terungkap bahwa kuliner tak melulu tentang rasa, karena selalu ada cerita di baliknya.

Selengkapnya...

Resep

Terry Endropoetro's avatar

Gulai Daging Nusantara

Resep ini menggunakan 34 bumbu rempah asli Indonesia. Kecuali daging, semua bahan memakai takaran 'secukupnya'. "Kalau tak semua bumbu dipakai pun tak jadi masalah. Saya hanya sekedar menunjukkan betapa kayanya rempah negeri ini," kata Chef Bara Patirajawane.

Selengkapnya...

Resep

Terry Endropoetro's avatar

Gabus Pucung

Makanan ini kondang di kalangan jawara dan orang gedongan Betawi tempo dulu yang selalu dihadirkan sebagai menu wajib dalam tradisi 'nyorong' untuk mengikat silaturahim warga Betawi menjelang Ramadhan atau Lebaran. Zidan (Junior Master Chef Indonesia) pun memberikan resepnya. Mau coba?

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Bertemu Sultan Tidore

Setiap perjalan bisa menjadi pengalaman berharga. Kalau tidak ikut serta dalam rombongan #MahakaryaIndonesia dan @gelar_nusantara. Mungkin bertemu dengan seorang raja cuma mimpi selewatan malam saja.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Tidore & Budaya Gotong Royong

Rombongan #MahakaryaIndonesia bermobil mulai dari pelabuhan Rum, menyusuri pantai mengitari hampir tiga per empat pulau Tidore untuk sampai ke Soasio ‐tempat keraton Kesultanan Tidore berada. Sepanjang jalan tak ada kepulan asap pabrik. Walaupun mobil dan motor sudah mulai banyak digunakan masyarakat Tidore, udara yang bersih dan langit biru menandakan daerah ini masih bebas polusi.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Nenek Moyang Cengkih di Dunia

Cengkih Afo yang berarti tua dalam bahasa setempat, adalah pohon cengkih tertua di lereng gunung Gamalama yang masih berdiri tegak walaupun sudah hampir sekarat dan mulai terlupakan. Kunjungan rombongan MAHAKARYA INDONESIA jadi salah satu cara mengingatkan kembali, bahwa negeri ini memiliki banyak harta yang berharga.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

'Keajaiban' Mahakarya Indonesia

Datang ke acara Mahakarya Indonesia, hanya bermodal 8 tulisan di dalam blog, senyum mengembang, dan jabat tangan yang erat. Ternyata, hasilnya....

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Kekayaan Rempah di Negeri Lonthoir

Kepulauan Banda terletak di laut Banda, Maluku Tengah. Saking kecilnya kepulauan ini sehingga jarang 'tampak' di atlas Indonesia. Padahal, buah pala yang dihasilkan di sana, merupakan salah satu kekayaan rempah Nusantara yang memengaruhi sejarah dunia.

Selengkapnya...

Resep

Terry Endropoetro's avatar

Tetu' Kue Tradisional Tanah Sulawesi

Kue tradisional khas Sulawesi Barat ini, juga menjadi kue khas di Gorontalo dengan nama popaco atau tobu'u. Sementara di Manado, namanya adalah kue lampu-lampu. Kue serupa ternyata juga ada di Riau, dikenal dengan nama kue Pelita sama seperti di Makassar.

Selengkapnya...

Seni Budaya

Terry Endropoetro's avatar

Bentangan Layar Lopi Sandeq

"Sandeq Race 2014 akan dilaksanakan 10-19 September 2014. Dari Makassar ke Mamuju." Ketika pesan singkat itu saya terima, baru beberapa jam yang lalu saya meninggalkan Mamuju, sekarang sudah tiba di Makassar untuk terbang meninggalkan Sulawesi.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Semua Perjalanan Menyenangkan

Ada alasan untuk jalan-jalan, ada cerita selama perjalanan, dan ada banyak pengalaman yang didapat. Saya sebagai penganut 'happy ending story', berusaha mengakhiri setiap perjalanan dengan kenangan yang menyenangkan

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Menjejak Kampung Naga

Memegang teguh adat-istiadat dan tradisi, menghormati leluhur, bersikap tidak berlebihan, dan bersahabat dengan alam adalah kearifan lokal yang dimiliki masyarakat kampung Naga.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Nasi Kuning Saroja di Manado

Nasi kuning adalah salah satu pilihan sarapan di Manado, Sulawesi Utara. Yang dihidangkan dengan porsi 'menggunung', komplit dengan aneka lauknya. Seperti yang bisa ditemui di rumah makan nasi Kuning Saroja.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Jalan Roda di Manado

Di mana tempat ngopi-ngopi asik di Manado? Jawaban yang didapat hampir sama: Jarod (pakai d) singkatan dari Jalan Roda. Di sinilah pusat kedai kopi tradisional.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Sarapan di Kawasan Kuliner Wakeke

Jalan Wakeke yang berada di pusat kota Manado, sengaja dijadikan kawasan wisata kuliner. Belasan rumah makan menyediakan menu yang hampir sama, tinutuan.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Kuliner Non-Halal di Manado

Asap mengepul dari pembakaran di deretan kedai-kedai di jalan Bethesda, Sario. Di sanalah kawasan bila Anda ingin mencicipi beragam kuliner non-halal di Manado yang buka 24 jam. Hampir di setiap kedai menyediakan beragam olahan daging babi. Pelanggan yang datang pun tinggal memilih dari wada-wadah yang diletakkan berjajar di dalam etalase kaca.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Sarapan Enak di Bitung

Ada tempat sarapan enak di Bitung, kota pelabuhan di tepi selat Lembeh, Sulawesi Utara. Tapi jangan datang kesiangan, kalau tak mau kehabisan.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Sashimi ala Bitung

Sejak beradad-abad yang lalu, Bitung sudah menjadi tempat berlabuh nelayan-nelayan dari Tonsea, Sangihe, Talaud, Minahasa, dan Maluku, menjadi tempat berlindung para nelayan kala badai menerjang.

Selengkapnya...

Tempat Inap

Terry Endropoetro's avatar

Terbuai Lembeh Resort

Lambaian anak-anak di dermaga kampung Tandurusa - Bitung mengantar saya dan dua teman seperjalanan menaiki perahu motor melintas ke selat Lembeh. Selat yang memisahkan pulau Lembeh dan semenanjung Sulawesi Utara.

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Kue Jajan Pasar di Jailolo

Perjalanan hari #2, tim Ekspedisi Warisan Kuliner sudah berada di Jailolo. Sejak kaki menginjakkan kaki di dermaga, saya, @arieparikesit, dan @bett3r serentak bertanya, "Icip-icip apa kita sekarang?" Yuk, ke pasar tradisional.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Naik Apa dari Ternate ke Jailolo?

Di Ternate ada beberapa pelabuhan penyeberangan. Jadi kalau mau menyeberang berpindah pulau, jangan sampai salah pelabuhan. Nanti nyasarnya jadi jauh banget....

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Sirsak Bakar di Jailolo

Di perjalanan hari #2, saya, @arieparikesit, dan @bett3r berkunjung ke Kampoeng Boedaja di Desa Akelamo, Sahu Timur, Jailolo. Ditemani bapak Richard Hontong dan beberapa penduduk setempat, tim Ekspedisi Warisan Kuliner disuguhi demo masak beberapa makanan tradisional.

Selengkapnya...

Resep

Terry Endropoetro's avatar

Sambal Roa & Kenari dari Jailolo

Sejak 2014, ibu Faudjia Madjid dari desa Guaemaadu, Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara memroduksi sambal roa dan sambal kenari. Memberdayakan para mama (sebutan untuk ibu-ibu) di sekitar rumah beliau untuk turut serta. Walaupun dalam skala rumahan, proses sterilisasi pun dilakukan pada botol-botol yang dipergunakan sebagai wadah, karena standart kebersihan tetap jadi nomor satu.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Halmahera & Tradisi Bercocok Tanam

Bagaimana masyarakat Halmahera mengenal tradisi bercocok tanam sejak ratusan tahun lamanya bisa dilihat di Museum Alat Pertanian & Rumah Tangga Tradisional Halmahera Barat.

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Makan Kenyang di Jailolo

Perjalanan hari #2 tim Ekspedisi Warisan Kuliner di Jailolo, Maluku Utara. Dijamu makan siang oleh ibu Faudjia Hamid, pemilik homestay pertama di Jailolo. Meja makannya dipenuhi piring hidangan dari ujung ke ujung, dan kami dipaksa untuk menghabiskan semuanya. Ini yang namanya makan siang sampai pingsan!

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Menemukan Surga di Akediri

Sungai Akediri berhulu di mata air panas Balen Langsa, Desa Gamtala, Jailolo, Halmahera Barat dan bermuara di laut Maluku. Saat menyusuri sungai, saya dan dua teman seperjalanan saling terdiam, tak ingin mengganggu, asyik tenggelam terpesona indahnya pemandangan.

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Makan Malam di Sasadu Suku Sahu

Salah satu jadwal hari #2 tim Ekspedisi Warisan Kuliner adalah ikut dalam horrom sasadu, yaitu makan malam adat di rumah adat suku Sahu di desa Gamtala, Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara. Makan malam yang dipimpin oleh tetua adat bapak Thomas Salasa ini awalnya terasa sakral, berlangsung akrab, dan berakhir kenyang!

Selengkapnya...

Kuliner

Terry Endropoetro's avatar

Makan Apa di Ternate?

Pengalaman hari #1 di Ternate, Maluku Utara. Menjadi tim Ekspedisi Warisan Kuliner bareng @arieparikesit dan @bett3r. Ekspedisi sudah dimulai sejak keluar dari bandara Sultan Babullah. Begitu mobil datang. Langsung cuuus! Siap-siap bakal banyak makan... Apa yang perlu disiapkan? Membagi 'ruang' di perut!

Selengkapnya...

Rumah Ibadah

Terry Endropoetro's avatar

Tiga Rumah Tuhan di Tepian

Gaya arsitektur, bahan, dan usia masjid yang berbeda melintas tahun dan abad. Tak mungkin dilewatkan begitu saja bila Anda berkunjung ke Samarinda, kota tepian sungai Mahakam.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Jalan-jalan, Belanja & Makan Kenyang di Balikpapan

Teman jalan yang seru itu kalau semua kesusahan dibuat senang-senang. Di kota dengan biaya hidup termahal se-Indonesia, Terry Endropoetro @negeriID dan Eureka Sari @Eurekaditdot harus mengirit-irit uang. Caranya? Naik taksi ‐sebutan setempat untuk angkutan kota‐ dan jalan kaki.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Kelenteng Thien Ie Kong, Samarinda

Kelenteng Thien Ie Khong sudah berumur lebih dari seabad masih berfungi dengan baik sebagai tempat ibadah warga Tionghoa di Samarinda. Bahkan kini dijadikan cagar budaya Kalimantan Timur.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Kampung Adat Ruteng Pu'u, Flores

Seperti semua kampung adat di Flores, kampung Ruteng Pu'u hanya memiliki satu jalan masuk. Rumah-rumahnya terbuat dari kayu dan beratap seng, dibangun mengelilingi compang, yaitu lapangan luas dari susunan batu.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Di Ketinggian Bukit Bangkirai

Catatan perjalanan Terry Endropoetro @negeriID keluyuran bareng Eureka Sari @Eurekaditdot ‐salah satu pemenang #GetStranded #telkomselflash, yang mendapat hadiah pergi ke Bukit Bangkirai (Kalimantan Timur), sebuah kawasan wisata alam sekitar 50 kilometer dari Balikpapan. Tempat yang dikenal dengan canopy bridge-nya, yaitu 4 buah jembatan gantung sepanjang 64 meter, yang menghubungkan 5 buah pohon Bangkirai raksasa. Posisinya 30 meter dari permukaan tanah. Berani?

Selengkapnya...

Rumah Ibadah

Terry Endropoetro's avatar

Ruteng, Kota 1000 Gereja

Bangsa Portugis menyebarkan agama Katholik ke pedalaman dan pegunungan Flores, jauh dari daerah pantai yang mayoritas disinggahi pedagang Arab dan Bugis. Pada zaman Hindia-Belanda, Ruteng dijadikan pusat penyebaran agama Katholik dan mulailah satu persatu gereja dibangun di Ruteng dan sekitarnya.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Surga Padi di Flores

Setelah melewati jalanan pegunungan yang berliku, jalanan beraspal mulus itu membawa mobil meluncur turun membelah dataran yang merupakan areal persawahan. Disambut padi yang menguning menyebar sejauh mata memandang.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Suara Gemeretuk di Pantai Penggajawa, Flores

Setiap menyebut pantai, yang terbayang adalah deburan ombak dan pasir membentang. Biasanya pasir pantai berwarna putih berbutir, putih sehalus tepung, sampai hitam lengket karena mengandung bijih besi yang pernah saya jejaki. Tapi pantai dengan tebaran bebatuan alam, baru kali ini saya temukan.

Selengkapnya...

Icip-Icip

Terry Endropoetro's avatar

Seteguk Sopi Sore Hari

Sebuah tradisi pesta di Flores lekat dengan sopi, —minuman tradisional yang mengandung alkohol cukup tinggi. Tak hanya 2-3 botol tapi berliter-liter sopi disediakan untuk mengundang para tamu. "Trada sopi, seng pesta namanya.... "

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Eratnya Adat Kampung Bena, Flores

Dari atas bukit di kejauhan tampak jajaran atap-atap rumah tradisional. Jalanan aspal yang berliku menurun pun akan berakhir persis satu-satunya pintu masuk ke kampung adat Bena. Salah satu desa tradisional di Bajawa kabupaten Ngada, Flores, yang masih menyisakan jejak-jejak budaya dari zaman megalitikum.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Dijual! Negeri Sendiri

Saya tidak berani ngobrol serius soal desain komunikasi visual. Sudah banyak ahlinya di sini dan sudah jelas saya kalah ilmu. Sebagai jebolan DKV, yang akhirnya salah menentukan arah hidup, menjadi tour operator... ha... ha... ha... Sedikit melirik disain komunikasi visual dari kacamata orang awam, sebagai pelaku wisata saya menemukan hal-hal aneh, yang lucu, yang bahkan mengganggu tapi tetap menyenangkan, selama perjalanan yang saya lakukan di negeri ini, Indonesia.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

"Ini Kursi Saya..."

Paling kesal saat naik kereta atau pesawat, ternyata kursi yang dipesan sudah diduduki penumpang lain. Cermat membaca tanggal dan jam keberangkatan pada tiket, termasuk nomor kursi adalah salah satu yang harus diperhatikan.

Selengkapnya...

Iklan Moral

Terry Endropoetro's avatar

Jangan Buang Sampah ke Jalan!

Sore hari di hari kerja, kemacetan jadi pemandangan Jakarta menjelang senja. Hal ini bukan hambatan bagi pengguna sepeda, seperti saya. Sepeda tetap bisa meluncur di sela-sela mobil-mobil. Tapi yang harus diwaspadai adalah jendela-jendela mobil yang berhenti, yang kadang kala tiba-tiba dibuka untuk melempar sampah ke jalan.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Kali Pertama Naik Kapal Besar

"Waduh! Berangkat nggak, nih?" teriak saya sambil meloncat panik dari tempat tidur. Mata masih lengket membaca sms dari seorang teman baik yang mencari 'pengganti' Bude-nya yang batal berangkat ke Raja Ampat. Tujuan yang bikin otak saya seperti tersengat listrik. Tidak diberi kesempatan berpikir lama-lama, jawabnya harus segera: 'Iya' atau 'Tidak'. Setelah mengiyakan, saya baru tahu bahwa saya akan ikut rombongan Jambore Nasional Lansia ha...ha... ha...

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Naik Ojek di Waisai

"Eh, ko jangan asal kasih tangan sama sembarang motor. Kalau di Waisai, cuma yang pakai helm kuning sa yang mau berhenti, " kata seorang bapak. Ah, pantas saja setiap lambaian tangan saya selalu dibalas juga dengan lambaian tangan oleh pemotor-pemotor yang lewat.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Perjalanan 'Penuh Drama'

Perjalanan ke Taman Nasional Komodo kali ini awalnya hanya saya bicarakan dengan beberapa teman. Tapi ternyata berita dari mulut ke mulut pun menyebar, hingga total 34 orang yang ikut serta.

Selengkapnya...

Rumah Ibadah

Terry Endropoetro's avatar

Gereja Kepanjen, Surabaya

Gereja ini mengalami sejarah panjang. Berabad-abad menjadi saksi bisu bahkan menjadi 'korban' peperangan. Namun terbukti bahwa sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan bukan hal yang mudah terlupakan oleh waktu.

Selengkapnya...

Rumah Ibadah

Terry Endropoetro's avatar

Masjid Cheng Hoo, Surabaya

Cheng Hoo, seorang kasim muslim yang memimpin ekspedisi pelayaran Dinasti Ming pada 1405 dengan 307 buah jung (kapal layar). Dalam tujuh kali ekspedisi pelayaran yang dilakukannya, enam di antaranya 'mampir' di pulau Jawa. Jadi bisa dibayangkan, bagaimana eratnya hubungan negeri Tiongkok dengan kerajaan Majapahit saat itu. Sambil melakukan ekspedisi dan berdagang inilah, Cheng Hoo menyebarkan agama Islam di tanah Jawa.

Selengkapnya...

Rumah Ibadah

Terry Endropoetro's avatar

Serba Raksasa di Surabaya

Pantai Ria Kenjeran, Surabaya merupakan sebuah obyek wisata yang tak hanya menyediakan fasilitas bersenang-senang, tapi juga tempat-tempat menarik untuk berziarah dan beribadah, dengan obyek 'seukuran raksasa.'

Selengkapnya...

Rumah Ibadah

Terry Endropoetro's avatar

Kelenteng Tertua di Surabaya

Di balik pagar tembok dengan pintu warna merah berhias patung porselen berbentuk naga, tampak sebuah cerobong langsing berbentuk pagoda bertumpuk. Tak jauh dari situ berdiri sebuah cerobong besar, tempat pembakaran pengantar doa.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Satu Hari di Saparua

Saparua, sebuah pulau di gugusan pulau Seram, Ambon, Haruku, dan Nusa Laut. Satu hari di sana memang tidak cukup, terlalu banyak tempat yang harus dikunjungi. Tapi paling tidak, saya sudah menjejakkan kaki di kampung halaman Pattimura.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

Melirik Lurik di Cawas

Walau tak seberapa jauh dari pusat kota Klaten, kami harus mencerna arah lor, kidul, wetan, dan ngulon petunjuk yang diberikan untuk sampai di desa Cawas ‐sebuah desa sentra keranjinan tenun lurik.

Selengkapnya...

Segala Rupa

Terry Endropoetro's avatar

"Cawas Ki Wetane Klaten...."

Salah satu bekal yang harus dibawa saat mengunjungi Yogya dan sekitarnya adalah hafalan empat arah mata angin dalam bahasa Jawa: lor (utara), kidul (selatan), wetan (timur), dan kulon (barat). Hal ini terbukti manjur, karena kepada siapa pun Anda bertanya arah, biasanya dijawab dengan 'jurus empat mata angin' ini.

Selengkapnya...

Jalan-jalan

Terry Endropoetro's avatar

Dari Tanjung Pandan ke Tanjung Binga

Pulau 'Laskar Pelangi' tempat yang menggoda untuk didatangi. Tapi karena uang saku yang dimiliki terbatas, muncullah ide untuk menjelajahinya dengan menggunakan sepeda dan bermalam dalam tenda.

Selengkapnya...

Sepeda

Terry Endropoetro's avatar

Tak Hanya untuk Transportasi

Sepeda itu punya banyak fungsi, siapa bilang hanya sebagai alat transportasi.

Selengkapnya...

Sepeda

Terry Endropoetro's avatar

Pilih Transportasi Apa?

Di Jakarta, orang punya cara berpikir berbeda soal transportasi ke kantor. Semua tergantung jarak dan kemampuan ekonomi masing-masing.

Selengkapnya...

Sepeda

Terry Endropoetro's avatar

Saat Tekad Sudah Bulat

Beberapa tahun yang lalu, seorang teman sekantor puluhan kali gigih mengajak saya bersepeda ke kantor, puluhan kali juga saya tolak. Nggak berani!

Selengkapnya...

Sepeda

Terry Endropoetro's avatar

Santai Waeeee!

Pada zaman Indonesia hanya memiliki satu stasiun televisi, dengan jam siaran yang sangat terbatas. Di Jakarta saja gedung tinggi bisa dihitung dengan jari, jadi bisa dibayangkan bagaimana sepinya kota tempat saya tinggal di ujung selatan Jawa Tengah.

Selengkapnya...

Sepeda

Terry Endropoetro's avatar

Harus Bisa Naik Sepeda!

Mengapa harus belajar naik sepeda? "Karena sepeda adalah kendaraan sepanjang masa," begitu kata ayah saya.

Selengkapnya...

Sepeda

Terry Endropoetro's avatar

Cinta Sejati Sepeda Jengki

Keluarga saya punya sepeda jengki warna hijau. Dulu dipakai ayah saat menjemput ibu bekerja. Lalu menjadi kendaraan antar-jemput kami ke dan dari sekolah.

Selengkapnya...